Membuat Digital Objective yang S.M.A.R.T

Share your love

Menetapkan target atau objektif dalam dunia bisnis bisa jadi penunjang keberlangsungan alur bisnis. Menentukan objektif bisnis sebaiknya dilakukan sebelum membuat strategi bisnis. Metode S.M.A.R.T. menjadi salah satu metode efektif untuk menetapkan objektif. 

Mengenal “Digital Objective S.M.A.R.T.

Secara umum, S.M.A.R.T. merupakan metode yang digunakan untuk menetapkan target/objektif bisnis suatu perusahaan. Namun unsur digital dihadirkan dan dipadankan dengan konsep metode tersebut untuk hasil yang lebih konkret.

Sementara istilah S.M.A.R.T. sendiri merupakan akronim berurutan dari Specific (Spesifik), Measurable (Dapat Diukur), Achievable (Dapat Dicapai), Relevant (Relevan), dan Timely/Time-Bound (Berjangka Waktu). Dengan penggabungan berbagai elemen ini tentunya peluang untuk mencapai target akan lebih akurat.

Awalnya istilah ini dikemukakan oleh seorang Direktur Perencanaan di Washington Power Water di tahun 1981. Hingga kini istilah dan metodenya banyak diadaptasi oleh berbagai perusahaan guna mencapai target kerja mereka. 

Alur Penggunaan Metode S.M.A.R.T.

Metode ini tentu punya alurnya sendiri yang sekaligus jadi pembeda dengan metode lainnya. Setiap alur memiliki fungsi tersendiri. Agar lebih paham, berikut alur atau cara membuat digital objective dengan metode S.M.A.R.T.:

1. Specific (Spesifik)

Bila pada umumnya target perusahaan dibuat selebar mungkin maka berbeda dengan metode satu ini. Dalam marketing, objektif tentu dibuat cukup luas karena dijadikan target jangka panjang. Tapi metode S.M.A.R.T. berfokus pada tujuan yang lebih spesifik.

Untuk melakukan spesifikasi target, pelaku usaha perlu menentukan tujuan awal yang lebih spesifik. Bila masih bingung bisa menggunakan metode rancangan umum dengan menggunakan 5W1H. Dengan begitu rancangan target spesifik bisa jadi terbentuk dengan mudah.  

2. Measurable (Dapat Diukur)

Tentu saja tujuan spesifik yang sudah ditentukan harus terukur. Agar pelaku usaha bisa dengan mudah melakukan pemantauan atas proses yang nantinya berjalan. Dengan begitu target bisa tercapai sesuai dengan target yang sudah ditentukan.

3. Achievable (Dapat Dicapai)

Dalam menentukan objektif menggunakan metode ini perlu mempertimbangkan sisi realistis. Buatlah target yang realistis dengan tenggat realisasi yang cukup singkat sesuai dengan kemampuan. Bila memang terbukti bisa tercapai, pelaku bisnis bisa menambah target lebih jauh. 

4. Relevant (Relevan)

Pastikan juga target yang dibuat relevan dengan tujuan perusahaan atau sederhananya selaras dengan visi misi bisnis. Hal ini perlu dipastikan agar masih bisa memegang kendali atas target yang sudah ditetapkan.

5. Timely/Time-Bound (Berjangka Waktu)

Sebagai langkah akhir perlu mempersiapkan jangka waktu pengerjaan target. Dengan begitu diharapkan akan hadir urgensi hingga motivasi untuk bisa mencapai target tepat waktu atau bahkan sebelum masuk ke tenggat yang telah ditentukan. 

S. M. A. R. T. bisa digunakan oleh berbagai jenis perusahaan baik skala besar maupun kecil. Bahkan metode pembuatan target ini bisa diadaptasi oleh pelaku bisnis berbasis UMKM. Siapa tahu dengan menggunakan metode ini tujuan bisnis akan mampu terealisasi dengan cepat.

Share your love