Influencer atau KOL? Yuk Tentukan yang Paling Ideal untuk Promosi Bisnismu!

Share your love

Apakah Anda sedang mencari seseorang untuk mempromosikan brand Anda? Simak selengkapnya antara perbedaan Influencer dan KOL (Key Opinion Leader) untuk menemukan mana yang terbaik untuk Anda.

Keduanya, yakni Influencer dan KOL ke dalam aktivitas influencer marketing. Saat ini tentu sudah banyak sekali brand yang menggunakan Influencer, KOL, bahkan keduanya dalam mempromosikan brandnya. Karena keduanya sama-sama mempromosikan produk kepada audiens dan membantu pertumbuhan pelanggan.

Apa itu Influencer?

Terlepas dari persepsi yang terbentuk, Influencer adalah seseorang dengan jumlah pengikut media sosial yang banyak, Influencer memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain dalam mengambil keputusan untuk melakukan suatu tindakan terhadap sebuah produk. Hal ini dikarenakan Influencer memiliki ikatan dan hubungan yang dekat dengan para pengikutnya. 

Oleh karena itu Influencer biasanya lebih efektif untuk meningkatkan penjualan, sehingga saat Brand mempercayakan Influencer untuk mempromosikan produk milik Brand, para followers akan langsung terpancing untuk melakukan proses pembelian.

Apa itu Key Opinion Leader?

Key Opinion Leader atau biasa disebut sebagai KOL adalah seseorang yang memiliki pengetahuan, keahlian dan kualifikasi tertentu yang pendapatnya didengarkan dengan baik oleh audiens. KOL dipercaya terkait kredibilitasnya dalam memberikan informasi karena pengetahuannya yang mendalam pada bidang tertentu sehingga kepercayaan audiens meningkat. Hal ini membuat pendapat seorang KOL menjadi sumber terbaik untuk kredibilitas sebuah informasi.

Meskipun kedua jenis influencer marketing tersebut memiliki peran yang sama, terdapat perbedaan jelas dari individu seorang influencer dan KOL. Apa saja perbedaannya? Mari kita telaah lebih dalam mengenai keduanya

  1. Media yang digunakan

Influencer menggunakan platform digital seperti media sosial sebagai alat utama dalam mempromosikan diri dan branded content saat menjalin sebuah kerja sama. Mereka menggunakan platform sosial media untuk berkomunikasi dengan audiens bahkan mempengaruhi mereka dengan konten digital yang mereka bagikan.

KOL cenderung tidak menggunakan suatu platform khusus melainkan dengan konvensional seperti words of mouth, atau media elektronik seperti televisi dan radio. Meskipun untuk saat ini tak jarang terdapat KOL yang membangun networking melalui sosial media. KOL berkembang menggunakan pengetahuan dan profesi mereka sebagai sumber yang valid.

  1. Kredibilitas

Secara kredibilitas KOL tentu memiliki kualifikasi yang baik karena keahlian, kemampuan, pengetahuan, dan profesi mereka yang linear pada suatu bidang dan waktu yang mereka dedikasikan pada bidang tersebut. Kredibilitas mereka tak didasari berdasarkan jumlah audiens, tetapi bertumpu pada pengetahuan mereka.

Kredibilitas dan kepercayaan dari seorang influencer didapatkan dari personal branding yang mereka ciptakan. Selain itu, memiliki komunitas pengikut yang solid adalah hal yang paling penting untuk mereka. Pilar konten dan kualitasnya secara langsung menjadi sandaran kredibilitas dan dampak yang dapat mempengaruhi audiens.

  1. Cara berkomunikasi

Influencer merupakan ahli komunikasi sejati. Komunikasi adalah spesialisasi mereka sesuai dengan pengetahuan dan wawasan terhadap suatu bidang. Influencer dapat terampil mengkomunikasikan pesan-pesan khusus dengan cara yang sangat menarik sehingga dapat mempengaruhi audiens untuk melakukan apa yang mereka sarankan.

Hal itu lantas tak membuat seorang KOL tidak memiliki keterampilan komunikasi yang baik. Seorang KOL juga dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik, khususnya jika mereka sering dibutuhkan untuk tampil di televisi, radio, seminar dan sebagainya yang membutuhkan kemampuan berbicara di depan orang banyak yang baik. Pasalnya, untuk melakukan komunikasi yang menarik seperti yang dilakukan influencer, tidak semua KOL dapat melakukannya.

Itulah serangkaian informasi mengenai keduanya yang tergolong dalam aktivitas influencer marketing. Jika influencer lebih spesifik untuk meningkatkan sales, maka KOL secara efektif dapat meningkatkan kesadaran terhadap brand maupun nilai brand karena rekomendasi dari seorang yang ahli akan lebih dipercaya oleh audiens sebagai sebuah pernyataan yang valid.

Sekarang, jika Anda ingin melakukan sebuah promosi dengan orang-orang tersebut, maka lebih baik tentukan terlebih dahulu tujuan utamanya, meningkatkan penjualan atau memperkuat nilai dan kesadaran terhadap brand. Selamat berkolaborasi!

Share your love