Tips Agar UMKM Dilirik Gen Z

Share your love

Menyusun strategi yang tepat untuk UMKM merupakan hal yang sangat menguntungkan. Dalam prosesnya, seorang pelaku usaha harus menentukan target konsumen yang tepat. Generasi Z (Gen Z) telah dinilai sebagai calon konsumen yang memiliki banyak potensi, apalagi di era digital ini. Dikutip dari Data Indonesia, 27,94% penduduk di Indonesia berasal dari generasi kelahiran 1997-2012, atau yang sering disebut Gen Z. Menurut data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), jumlah penduduk yang tergolong Gen Z Indonesia mencapai 68,6 juta jiwa hingga 31 Desember 2021. Ini adalah salah satu alasan mengapa Gen Z adalah sasaran yang tepat untuk dijadikan sebagai calon pelanggan UMKM.

Satu hal yang menjadi kunci agar UMKM Anda dilirik oleh Gen Z adalah memanfaatkan internet secara maksimal. Sebab Gen Z adalah generasi yang lahir di era digital, sehingga mereka mengakses dan membagikan informasi yang ada melalui internet. 

Ingin tahu bagaimana caranya agar bisnis UMKM dilirik Gen Z? Yuk, simak tips-tips di bawah ini!

  1. Ketahui Karakter Gen Z dalam Berbelanja di Internet

Kebanyakan dari Gen Z menggunakan internet untuk mencari informasi dan hiburan dalam bentuk video. Salah satu platform yang sering digunakan oleh Gen Z adalah TikTok. Selain menyediakan hiburan dalam bentuk short video, TikTok juga menghadirkan TikTok Shop untuk berjualan. Banyak para pelaku usaha yang menggunakan fitur live streaming di TikTok untuk berjualan. Cara berbelanja ini sangat digemari Gen Z karena melalui TikTok Shop Live, mereka dapat langsung berinteraksi dengan penjualnya. Proses transaksinya juga mudah dan cepat, sehingga menghemat banyak waktu.

Untuk menjangkau pasar Gen Z, Anda bisa memulai berjualan di TikTok Shop dan melakukan live streaming. Anda juga bisa berkolaborasi dengan konten kreator atau influencer untuk meyakinkan pelanggan Gen Z untuk membeli produk Anda. Gen Z cenderung lebih percaya dengan figur publik seperti influencer atau konten kreator ketika ingin membeli sesuatu karena mereka dianggap memiliki pengetahuan yang lebih terkait informasi produk yang dicari. Itulah mengapa berkolaborasi dengan figur publik juga dapat membantu meningkatkan penjualan UMKM.

  1. Mengikuti Tren Masa Kini

Mengikuti trend terkini di internet menjadi salah satu ciri khas Gen Z. Mereka selalu ingin mengikuti berita viral yang ada di internet agar tidak merasa tertinggal atau FOMO (Fear of Missing Out). Sebagai pelaku usaha, Anda juga harus mengikuti tren terkini dan memanfaatkannya sebagai teknik pemasaran usaha Anda.

Bergerak mengikuti tren pasar sangat menguntungkan agar Anda mengetahui cara memasarkan produk dengan lebih efektif. Jika Anda masih menggunakan cara pemasaran yang cukup tradisional dan tanpa memerhatikan tren yang sedang berkembang, akan lebih sulit untuk menarik perhatian Gen Z. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk selalu up-to-date dan selalu mengikuti tren Gen Z yang selalu berubah. 

  1. Ciptakan Pengalaman Berbelanja yang Nyaman

Meskipun Gen Z selalu terlihat aktif di media sosial, mereka dikenal sebagai generasi yang sangat efektif dalam memanfaatkan waktu. Sama halnya dengan berbelanja, Gen Z cenderung ingin mendapatkan kepuasan secara instan dan mengutamakan kenyamanan. Itulah mengapa Anda sebagai pelaku usaha harus menciptakan pengalaman berbelanja dengan Gen Z senyaman mungkin agar meninggalkan kesan yang baik. 

Manfaatkan penjualan di e-commerce agar dapat memudahkan Gen Z dalam membeli produk Anda. Dengan berjualan di e-commerce, pelanggan dapat membaca deskripsi dan menemukan ulasan produk yang sedang dicari dengan cepat dan mudah. Hal ini dapat menghemat waktu para Gen Z dalam melakukan pembelian.

  1. Menjalin Hubungan yang Baik

Setelah menciptakan pengalaman berbelanja yang nyaman, pelaku usaha juga harus menjalin hubungan yang baik dengan Gen Z agar mereka menjadi pelanggan yang loyal. Ketika menemukan suatu produk yang bagus dengan pengalaman berbelanja yang baik, Gen Z cenderung akan menggunakan produk tersebut dalam jangka waktu panjang. Namun, jika Anda tidak menjalin hubungan yang baik dan terus membuat pelanggan Gen Z tertarik dengan usaha Anda, maka mereka cenderung akan berpikir untuk mengeksplor produk dari kompetitor.

Menjalin hubungan dengan Gen Z dapat dilakukan dengan berinteraksi melalui media sosial. Sebagai pelaku UMKM, Anda dapat menjalin hubungan dengan membuat kampanye digital yang unik, memberikan promo dan diskon yang menarik, serta membuat konten-konten yang engaging dan mengikuti tren masa kini. Dengan begitu, Gen Z akan semakin tertarik dan terus memperhatikan usaha Anda.

Share your love